Usai UNBK, Santri SMAIT Ibnu Abbas: Semoga Hasilnya Terbaik!

0
94
Santri Putri kelas 12 SMAIT Ibnu Abbas Klaten, saat doa bersama sebelum pelaksanaan UNBK 2018.

Klaten—Santri kelas 12 SMAIT Ibnu Abbas Klaten telah selesai melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin-Kamis, (9-12/4/2018).

Santri angkatan ke 4 ini semuanya jurusan IPA. Untuk itu, mata pelajaran (mapel) yang diujikan ialah Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematik dan pilihan Mapel IPA.

“Alhamdulillah UNBK sudah selesai. Mapel matematika agak sulit dikerjakan,” ujar salah satu santri putri, Aliya Retnoning Galih.

Kesulitan tersebut juga dirasakan sama oleh Nurbaiti Dyan Rahmadika, Aisyah Dhiya Salma, Salsabila Khairan Faisa, Nabila Nurul Aziza, Alya Wasilata Salma dan Ade Nisa’ Azzahra.

“Semoga hasilnya memuaskan dan terbaik,” ujar mereka serempak.

Terkait sistem, Senin-Rabu lancar namun pada hari terkahir ada sedikit kendala. Yakni account soal sering logout sendiri, bahkan  sampai beberapa kali.

Santri Putra kelas 12 SMAIT Ibnu Abbas Klaten, saat pengarahan sebelum pelaksanaan UNBK 2018.

Sementara itu santri lain, Ade Nisa’ Azzahra, menyampaikan, kelemahan UNBK salah satunya tidak bisa coret-coret langsung di lembar soal. Namun demikian, lebih mudah dalam memasukan jawaban ketimbang menggunakan kertas.

“Pengumuman UNBK pada 2 Mei 2018 semoga hasilnya memuaskan, walaupun kami kesulitan di mapel matematika,” harapnya.

Sebenarnya, imbuh dia, asatidzah sudah memberikan les tambahan untuk menghadapi UNBK. Ternyata, ketika mengerjakan mapel matematika di UNBK, banyak soal yang tidak jelas (lengkap).

Pasca UNBK, selain mereka harus menyelesaikan ujian tahfiz bagi yang belum lulus juga mempersiapkan untuk masuk ke perguruan tinggi. Dari ke tujuh santri tersebut bercita-cita bisa masuk ke IPB, UNS, UGM, ITS, STAN dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here