Bertempat di Pondok Pesantren Ibnu Abbas Klaten, Ikatan Ma’ahid Al Quran Indonesia menggelar acara silaturahim pesantren dan lembaga Al Quran se Jawa Tengah dan DIY, Ahad 28 Desember.  Sekitar 100 peserta yang merupakan perwakilan dari 30 pesantren penghapal Al Quran serta lembaga Al Quran hadir dalam silaturahim yang kali pertama ini diadakan.

Silaturahmi ini bertujuan untuk membentuk sinergisitas antara pesantren tahfidz dan lembaga Al Quran serta peluang kerjasama dengan Ikatan Ma’ahid Al Quran Indonesia dibawah lembaga Tahfidz Al Quran Internasional.

Dalam sesi pertama, Ustadz Dr. Muinudinillah, selaku tuan rumah dan anggota dewan penasehat Ikatan Ma’ahid Al Quran Indonesia, menyampaikan perlunya pesantren dan lembaga tahfidz Al Quran melakukan sinergitas dalam pengajaran dan proses menejerial lembaga tahfidz Al Quran. Menurut beliau, lembaga Al Quran perlu mengkampanyekan gerakan menghapal Al Quran agar para huffadz dan huffadzat tidak dipandang sebelah mata di masyarakat.

Dalam sesi pertama yang berlangsung hingga dhuhur ini, para peserta dari sejumlah ma’had dan lembaga tahfidz Al Quran menyampaikan profil lembaga mereka. Dari penyampaian ini diharapkan setiap ma’had atau lembaga bisa saling tahu potensi dan kendala yang mereka punya hingga bisa saling bertukar pengalaman dan saling bekerjasama.

Sebelum sesi kedua, hadir ustadz Ferru Nur dari KISPA, yang mempresentasikan kondisi terkini di bumi Palestina. Setelah itu acara sesi kedua dimulai dengan menampilkan pembicara Ustadz Syihabuddin Al Hafidz, pimpinan pesantren Isy Karima, Karanganyar sekaligus wakil direktur pelaksana Ikatan Ma’ahid Al Quran Indonesia. Dalam penyampaiannya, ustadz Syihab mempresentasikan Ikatan Ma’ahid Al Quran Indonesia sekaligus peluang pengembangan bersama antara berbagai lembaga tahfidz dengan Ikatan Ma’ahid Al Quran Indonesia dibawah lembaga tahfidz Internasional.

Setelah penyampaian ustadz Syihab, ditunjuklah sejumlah koordinator dari perwakilan wilayah yang hadir untuk kedepannya bisa kembali mengagendakan pertemuan kembali untuk membahas koordinator wilayah Jateng-DIY dan berbagai langkah kerjasama di masa depan. Terpilih sebagai ketua koordinator adalah ustadz Aris Munandar dari Ponpes Hamalatul Quran Jogjakarta dan Sekretaris ustadz Umar Faruq dari Ponpes Ibnu Abbas Klaten. Di akhir pertemuan juga disepakati pertemuan kembali Ikatan Ma’ahid Al Quran Indonesia korwil Jateng-DIY empat bulan mendatang.

Sementara itu, Ustadz Yusuf Mansur selaku ketua Ikatan Ma’ahid Al Quran Indonesia yang sedianya hadir, karena kesibukannya tidak bisa menghadiri acara silaturahim ini.

 

sumber : http://www.muslimdaily.net/berita/lembaga-penghapal-al-quran-se-jateng-diy-gelar-pertemuan.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here