PPTQ Ibnu Abbas Klaten Mewisuda 238 Santri dan 61 Wisuda Tahfiz

0
1207
Prosesi wisuda PPTQ Ibnu Abbas Klaten, di Gedung Al Mabrur, RSI Klaten, Senin, (14/5/2018),

Klaten—Menyambut Ramadhan 1439 Hijriah, PPTQ Ibnu Abbas Klaten telah sukses dan lancar melaksanakan wisuda pondok tahun ajaran 2017/2018, di Gedung Al Mabrur RSI Klaten, Senin, (14/5/2018).

“Alhamdulillah, tahun ini kami mewisuda 238 santri. Terdiri dari 156 santri SMPIT dan 82 santri SMAIT,” ujar Wakil Direktur PPTQ Ibnu Abbas Klaten, Ustaz Ali Ghufron, saat memberikan laporan pendidikan pondok.

Dikatakan, kesempatan ini juga dilakukan wisuda khusus atau tahfiz. Total yang diwisuda tahfiz ada 61 orang, terdiri dari lulus ujian 15 juz 14 santri SMPIT, setoran 30 juz 5 santri SMPIT dan 31 santri SMAIT, lulus ujian 30 juz 5 santri SMAIT dan 1 mahasantri Ma’had ‘Aly.

“Untuk pengambilan sanad (hafalannya sampai kepada Rasullullah saw) ada 3 santri putra dan 2 ustazah,”paparnya.

Prosesi pembacaan ikrar alumni dalam wisuda PPTQ Ibnu Abbas Klaten, Senin, (14/5/2018)

Lanjut Ustaz Ali, untuk santri teladan dari SMPIT yakni Asma’ Hanifah, Mayyaza Urfa, dan Khonsa Waridatun Nida. Kemudian, santri teladan dari SMAIT yakni Ifadah Nurul Izzah, Farah Nur Adiba, dan Muhammad Wafi’ Aidan.

Sementara itu, Direktur PPTQ Ibnu Abbas Klaten, menyampaikan, selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah selesai studi di PPTQ Ibnu Abbas. Pihaknya kembali menitipkan mereka kepada wali santri, khususnya yang sudah tidak melanjutkan di pondok bagi yang SMPIT dan lulusan SMAIT.

“Kami telah berjuang dengan segala keterbatasan untuk mendidik putra dan putri semua sampai lulus. Khusus kelas 12 secara tuntutan syariah sudah seperti kita, sebagai dai, murabi dan mujahid, maka kami mohon bapak  dan ibu mengikutsertakan mereka dalam kegiatan dakwah dan dunia perbaikan masyarakat,” ujarnya.

Foto bersama para tamu undangan, pimpinan pondok dan wisudawan/wisudawati tahfiz PPTQ Ibnu Abbas Klaten. Senin. (14/5/2018)

Untuk itu, pihaknya berpesan agar mereka dicarikan perguruan tinggi yang secara pengetahuannya dibutuhkan kaum muslimin. Bagi yang lulus SMPIT dan masih melanjutkan di sini (SMAIT Ibnu Abbas), pihaknya mengajak untuk bersama-sama lagi membangun komiten baru.

“Sehingga mengantarkan mereka yang mayoritas (lanjut di SMAIT Ibnu Abbas) ini bisa mendapatkan sanad pada akhir belajar di pondok,” papanya.

“Yang melanjutkan SMA di luar pondok, pilihkanlah sekolah-sekola yang visi-misinya sama dan memiliki perjuangan menjaga Al-Qur’an,”

Pada kesempatan ini, turut hadir Muspida Pemerintah Kabuten Klaten, Kepala Kementerian Agama Klaten, Dinas Pendidikan Klaten, Ketua MUI Katen, Perwakilan Badan Tahidzul Qur’an Internasional Syekh Ghiyats AB asy-Syuroyqy, seluruh wali santri wisudawan/ti dan Pimpinan Yayasan Ibnu Abbas Klaten.

Kemudian, acara ini juga menghadirkan anggota DPR-RI,  Dr. Mardani Ali Sera, M.Eng., untuk memberikan tausiah kepada para seluruh santri yang diwisuda dan tamu undangan. (RK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here